pada hari ini saya bersiap-siap untuk pergi ke malino untuk acara TOWR (training of writing recruitment). semua pakaian sudah dimasukkan kedalam tempat yang sepantasnya. kartu untuk bermain disana juga telah dimasukkan. buku untuk dibaca disana telah dimasukkan. semua menjadi beres.
jam sudah menunjukkan 7.30 am yang tampak pada layar hp yang sedang saya pegang. langsung saja saya mempercepat langkah untuk bersih-bersih seperti mandi. karena waktu yang tidak memungkinkan sehingga saya hanya keramas dan sikat gigi. nanti kita lihat sendiri apa kata orang jika melihat orang yang hanya keramas dan sikat gigi.
seperti biasa, saya mengambil mobil yang menuju kampus. cuaca terasa tenang. matahari tetap menyinari jalanan dan kendaraan yang sedang ada di bawahnya. semua orang yang ingin naik mobil pasti mengambil tempat yang hangat. seperti dibawah pohon rindang yang menutupi jalanan dengan bayangannya.
dalam perjalan yang panjang saya sempat tidur di dalam mobil. rasanya seperti semua angin mengarah kedalam mobil sehingga membuat penumpang cepat tertidur. setelah satu jam perjalanan saya sudah ada di kampus unhas. tetapi saya belum sampai ke tujuan. tidak lupa saya melihat pepohonan yang tinggi yang menutupi sebagian jalanan yang saya lewati bersama penumpang yang lain.
akhirnya mobil sampai ke tempat tujuan yang sudah saya rencanakan sebelumnya. yaitu mesjid al-aqso atau biasa orang menyebutnya mesjid ramsis. lokasinya tepat di depan fakultas kedokteran unhas. langkah saya menginjakkan tanah yang becek. kebetulan sekarang adalah musim hujan sehingga tidak heran kalau banyak becek dimana-mana.
rasanya seperti mau memulai petualangan baru ke dunia baru. udara terasa segar dengan angin yang mengarah ke hidungku yang sedang asik menghirup udara. tidak sempat ada lalat yang masuk kedalam hidung karena lubang hidungku dipenuhi oleh bulu yang sangat panjang. sehingga mikro bakteri pun terjaring. kemudian saya merogoh kantong berharap menemukan uang yang cukup untuk membayar uang transport. dengan susah payah merogoh uang. akhirnya saya mendapatkan uang yang cukup untuk membayar biaya jasa pak supir.
setelah selesai berbisnis dengan supir, langsung saja saya mengarah ke mesjid untuk berkumpul dengan teman-teman yang sudah duluan sampai. sesampainya disana
No comments:
Post a Comment